PENGUSAHA BOTI BAKAR BANDUNG PELANGI SUTERA

OLEH:

NAMA :SHERLY NURMAN

KELAS :2DA01

NPM :46211738

PROGRAM DIPLOMA BISNIS & KEWIRAUSAHAAN

UNIVERSITAS GUNADARMA

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur saya ucapkan kepada tuhan yang maha esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu.

Berikut ini penulis mempersembahkan sebuah makalah dengan judul “Pengusaha Boti Bakar Bandung Sutera Pelangi”, yang mmenurut saya dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita untuk mengetahui dan mempelajari kiat-kiat berwirausaha hingga mencapai suatu kesuksesan.

Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang saya buat kurang tepat.

Dengan ini saya mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat.

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN

1.LATAR BELAKANG
Wirausaha merupakan profesi yang semakin banyak di geluti pada saat ini.Semakin maju perkembangan suatu jaman,maka semakin tinggi pula kebutuhan seseorang.Hal inilah yang mendorong seseorang untuk berwirausaha.Sebelum menggeluti dunia usaha sebaiknya mereka harus mengetahui tentang hal-hal yang berkaitan dengan usaha tersebut.Tapi kebanyakan dari mereka terjun ke dunia usaha tanpa mengetahui ilmu dasarnya,tentunya hal ini berakibat fatal bagi usahanya.jadi,disini sangat dibutuhkan soaialisasi dan pengenalan tentang kewirausahaan.
Kewirausahaan merupakan ilmu yang sangat penting untuk dipelajari serta direalisasikan dalam kehidupan.Hal ini dapat dilakukan dengan melihat segala celah peluang usaha yang ada.Dengan memanfaatkan segala peluang usaha tersebut seseorang bisa menjalankan usahanya serta mengembangkannya menjadi usaha yang maju.Hal ini tentu tidak akan lepas dari sifat kegigihan,ketekunan,kreatif,inovatif dan tidak mudah putus asa.
Di era globalisasi ini sangat banyak ditemui wirausaha yang sukses.Kesuksesan mereka tentunya tidak lepas dari usaha-usaha yang mereka lakukan.Seorang wirausaha harus berani mengambil pilihan hidup dan resiko.Walaupun diawal perjalanan usaha terasa cukup berat namun itu merupakan tantangan bagi mereka.kesuksesan mereka juga tidak lepas dari dukungan keluarga yang selalu memberikan motivasi dalam menghadapi segala tanntangan tersebut.Wirausaha yang sukses juga harus bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya dari usahanya tersebut. ini bertujuan untuk memperbaiki ekonomi masyarakat.Wirausahawan dikatakan sukses apabila ia telah menguasai sembilan aspek wirausaha seperti,peluang usaha baru,pembiayaan,pemasaran,kepemilikan,sumber daya manusia,organisasi,kepemimpinan,evaluasu usaha,dan pengembangan usaha serta memiliki tujuh aspek bisnis,diantaranya aspek pasar dan pemasaran,aspek teknis dan teknologi,aspek keuanganprofit,aspek manajemen,aspek lingkungan dan budaya,aspek legalitas,dan aspek social ekonomi.

2.TUJUAN PENULISAN

Untuk mengetahui kiat-kiat apa saja yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha untuk mencapai suatu kesuksesan.sehingga melalui penulisan ini kita dapat memperoleh pengetahuan tentang tata cara pengelolaan suatu usaha sehingga dapat berkembang dan bertahan.Dengan mengambil contoh dari seorang pengusaha sukses dengan usaha Boti Bakar Bandung Pelangi Sutera semoga dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi semua kalangan yang ingin membangun dan menekuni suatu usaha.

3.RUMUSAN MASALAH

1.sembilan aspek wirausaha

2.analisis kesuksesan dengan menggunakan 4 aspek:

a.Kebutuhan pokok(pangan,sandang,dan papan)
b.pendidikan
c.Kesehatan
d.Hutang
e.Manfaat untuk orang lain
f.Gaya hidup

BAB II
PEMBAHASAN

1.SEMBILAN ASPEK KEWIRAUSAHAAN

Aspek kewirausahaan harus dimiliki oleh setiap usaha.

a.Peluang Usaha Baru

Perjalanan karier yang biasa dipanggil Haji Iwan ini terbilang cukup menarik.Berangkat dari kesederhanaan,pria kelahiran Jakarta 56 lalu ini,tak kenal henti bekerja keras membantu keluarga.Sejak kecil ia memang sudah memiliki bakat untuk berwirausaha,hal ini disebabkan oleh orang tuanya yg juga seorang wiraswasta(pedagang).Jadi,ia selalu menyempatkan waktu untuk membantu orangtuanya.
Mengawali jabatannya di bidang pemerintahan sebagai staff administrasi Pemda DKI,karier anak kesembilan dari 11 bersaudara ini pun terus menanjak.Hingga februari 2011 ia pensiun dari biro umum pemda DKI,kemudian memutuskan beralih kembali ke dunia wirausaha dengan mendirikan Boti Bakar Pelangi Sutera di jalan Moh Yusuf,Ruko Grand Sentosa no.8,Sukmajaya,Depok.
Bukan tanpa sebab,Haji Iwan memilih kuliner usaha kuliner ini.Hal ini berawal dari kegiatan wiraswasta yang dijalaninya semasa kecil dulu.Dengan bersusah payah,ia kembali membangun usaha itu.Dibantu dukungan keluarga dan relasi serta inspirasi dari sahabatnya akhirnya Boti Bakar Resmi didirikan.
Jadi usaha yang dijalanka haji Iwan merupakan usaha baru,dengan usaha baru meskipun pelakunya lama.

b.Pembiayaan

Modal awal yang digunakan oleh Haji Iwan untuk mendirikan boti bakar ini sebesar Rp.40 juta,modal ini digunakan untuk membeli peralatan untuk membuat Boti bakar,etalase,meja,kursi,dan pendesainan runagan makan boti baker yang didesain semenarik mungkin.

c.Pemasaran

Pemasaran yang dilakukan dengan menggunakan 4P:
1.Produk
Boti baker merupakan roti baker dengan rasa yang tidak kalah saing dengan roti baker yang ada di kawasan jabodetabek.Rasa roti bagian luarnya tidak terlalu keras tapi bagian dalamnya lembut,dicampur denga irisan keju dan semacam olesan toping diatasnya menambah cita rasa yang pas dan bervariasi.Ditempat ini tidak hanya menyediakan roti baker,tetapi juga menu lainnya seperti gudeg jogja,soto lentug,nasi goring,soto ayam lentug,dan lain sebagainya.
2.Price
Harga dari boti bakar ini cukup terjangkau dan sesuai dengan kepuasan yang diberikan.Untuk dapat menikmati boti bakar plus minuman teh tarik cukup dengan harga Rp.15.000.
3.Place
Tempat yang disediakan untuk menikmati boti bakar ini sangat menarik dan nyaman.Melihat dari sisi lokasi,tempatnya cukup mengundang perhatian orang-orang yang lewat yaitu di jalur alternative dari arah depook 2 ke jalan Juanda lalu Margonda.Didalam ruangan juga sangat elegant bernuansa football style karena tembok samping terdapat lampu-lampu yang ditutup pakaian pemain bola.Dan ternyata tempat ini juga bergabung dengan usaha studio musik,warnet,dan rental PS3 yang ada di lantai 2.Wahana permainan dan hiburan dihiasi dengan sebuah café untuk semua golongan baik kalangan muda maupun yang tua.

d.Kepemilikan

Usaha boti bakar merupakan milik dari H.Iwan Syamsir itu sendiri,namun usahanya tersebut juga dibantu oleh anaknya yang sekarang menjadi pengelola usaha boti bakar .
Walaupun belum membuka cabang,namun Haji Iwan dalam waktu dekat ingin membuka cabang di wilayah lain.

e.Sumber Daya Manusia(SDM)

Untuk menjalani bisnisnya H.Iwan telah memiliki enam karyawan yang siap membantunya.Setiap karyawan telah ditempatkan di bagian masing-masing sesuai dengan keahlian mereka.dengan rincian 1 orang di bagian kasir,3 orang di bagian produksi,dan 2 orang sebagai pelayan pembeli.Setiap karyawan juga selalu memberikan pelayanan yang baik dan sopan kepada setiap pelanggan,sehingga hal ini memberikan kepuasan tersendiri bagi pelanggan yang datang.
Tahap pengendalian sumber daya manusi sebagai berikut:
*P : planning
Suatu usaha harus memiliki rencana yang jelas,seperti usaha boti bakar ini rencana-rencana yang disusun sangat sistematis dan direalisasikan dengan ide yang kreatif.Hal ini dapat dilihat dari tempat usahanya,menu yang disajikan,sampai dengan karyawan.
*D :Development
Perkembangan dari usaha ini cukup bagus,kita dapat menilainya dari keinginan boti bakar membuka cabang di wilayah lain dalam waktu dekat,hal ini menunjukkan bahwa usahanya berkembang bagus.
*C :Competition
Usaha boti bakar juga dapat bersaing dengan roti bakar lainnya.Bahkan roti bakar memiliki rasa yang khas.
*M :Maintenance
Usaha tersebut di maintenance sedemikin rupa supaya dapat bertahan dan meminimalisir segala kemungkinan buruk yang terjadi pada usaha tersebut.

*S :Separation
Dapat dari pemisahan tanggung jawab karyawan.karyawan di boti bakar telah ditempatkan sesuai dengan keahliannya masin-masing.

f.Organisasi

pada usaha boti bakar H.Iwan menerapkan system organisai yang demokrasi,tanpa adanya pemaksaan kepada karyawan.sistem organisasinya adalah H.iwan sendiri menjadi pemilik usaha,untuk bagian keuangan ada seorang anaknya yang merangkap sekaligus menjadi pengelola,1 karyawan di tempatkan di bagian kasir,3 orang di bagian produksi dan 2 orang di bagian pelayanan pelanggan.Di sini mereka saling bekerja sama antara yang satu dengan yang lainnya dan disini juga ada sifat keterbukaan sehingga komunikasi dan relasi berjalan dengan baik.

h.Kepemimpinan

H.Iwan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik,ia selalu menjaga hubungan relasi antara karyawan-karyawannya dan selalu mendengarkan keluhan-keluhan,baik yang datang dari karyawan sendiri maupun dari pelanggan yang komplain atas usaha dan produknya.
Ia juga selalu menyarankan agar karyawannya selalu terbuka untuk setiap masalah yang dialami,dengan keterbukaan tersebut semua masalah pasti ada solusi.selain itu H.Iwan juga memiliki tiga motto yang selalu dipegang teguh untuk meraih minat konsumen,diantaranya kebersihan,kejujuran,dan akhlak.

i.Evaluasi usaha

evaluasi usaha ini meliputi 7 aspek sebagai berikut:
1.Aspek Pasar dan Pemasaran
Aspek ini menggunakan vertical marketing system dimana pelanggan dapat membeli langsung boti bakar ke tempatnya tanpa ada perantara/distributor,karena dilihat dari produk boti bakar yang siap saji.

2.Aspek teknis dan Teknologi
Teknik pengolahan dan teknologi yang digunakan sudah menggunakan mesin.dan alat pemanggang juga sudah modern,karena menggunakan listrik.

3.Aspek Keuntungan(profit)
Keuntungan yang di peroleh dari usaha boti bakar sangat menguntungkan,dilihat dari banyaknya pengunjung yang membeli.rata-rata yang ppelanggan yang membeli setiap harinya 55 orang ditambah dengan yang membeli menu lain selain boti bakar dan minuman the tarik.

4.Aspek manajemen
Aspek manajemen yang digunakan berbentuk horizontal.manajemen tersebut dipimpin oleh H,Iwan sendiri sekaligus menjadi pemilik.dan ia memiliki divisi-divisi yang terdiri dari bagian keuangan anaknya sendiri sekaligus pengelola,dan karyawan-karyawan.
Tahap-tahap pengendalian manajemen,meliputi:
*planning:usaha boti bakar memiliki rencana yang sistematis untuk memperoleh laba dan memiliki tujuan untuk membuka cabang di wilayah lain.
*organizing:pengelolaan organisasi yang diterapkan H.Iwan sangat flexible dan adanya sifat keterbukaan baik antara ia sendiri dengan pengelola,maupun dengan karyawan-karyawannya.
*Actuating:pelaksanaan kerja yang dilakukan sangat mamuaskan,mulai dari pelayanan kepada pelanggan dengan senyum,baik dan sopan,dan penyajian menu.
*controlling:pengontrolan usaha dilakukan setiap bulan,disini H.Iwan juga akan mengontrol perkembangan usaha,dan laporan keuangannya.

5.Aspek lingkungan dan budaya
Dilihat dari segi lingkungan fisik bangunan usaha boti bakar termasuk mewah dengan desain yang kreatif dan menarik.sedangkan dilihat dari segi budaya,usaha boti bakar telah berdiri dari februari 2011 hingga sekarang.

6.Aspek kepastian hukum
Kepastian hukum dari usaha tersebut sudah jelas,usaha tersebut tidak akan berpindah-pindah(mobilitas),karena bangunan dan tanah tersebut atas nama H.Iwan sekaligus jadi pemilik.
7.Aspek social dan ekonomi
Dilihat dari segi aspek social,karyawan yang bekerja di usaha boti bakar tersebut di rekrut dari daerah sekitar depok.sedangkan dari segi ekonomi,gaji karyawan akan dibayar rutin setiap bulan,dan di hari-hari tertentu akan di bagikan bonus.

Jadi dilihat dari aspek usaha tersebut,usaha boti bakar akan berkembang dan bertahan.

i.Pengembangan Usaha

Dengan melihat 7 aspek kelayakan usaha yang bagus,secara botomatis akan terjadi pengembangan usaha boti bakar.Dalam waktu dekat usaha Boti bakar akan memiliki cabang di berbagai wilayah.walaupun termasuk usaha baru namun boti bakar telah bisa bersaing dengan roti bakar yang lainnya.

2.ANALISIS KESUKSESAN SUATU USAHA

Suatu usaha dikatakan berhasil apabila telah memenuhi semua kebutuhan diri sendiri dan mampu menyejahterakan orang lain.Usaha boti bakar termasuk usaha baru yang berhasil.Hal ini dapat dilihat dari tujuh aspek kelayakan usaha dan dan sembilan aspek wirausaha yang memiliki perkembangan dan penilaian yang baik.Untuk menganalisis suatu usaha dapat dilihat dari:
1.Kebutuhan pokok
Terdiri dari:
*pangan
Kebutuhan pangan dapat dilihat dari makanan yang dimakannya sehari-hari.kebutuhan tersebut telah tercukupi,bahkan membeli makanan yang istimewapun dapat terpenuhi oleh H.Iwan.Namun,tidak seharusnya manusia memakan-makanan yang istimewa setiap hari,karena menurutnya ini suatu pemborosan.Untuk itu ia lebih senang memakan masakan olahan istrinya,daripada makan di restoran yang mewah.

*sandang
Sandang merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia.pakaian yang dikenakan oleh H.Iwan dan keluarganya sangat sederhana,kecuali dalam kondisi tertentu bmereka mengenakan pakaian yan istimewa,misalnya ke undangan perkawinan.

*papan
Papan merupakan kebutuhan tempat manusia untuk berlindung.Rumah yang ditempati H.Iwan sangat mewah,rumah yang nyaman,luas,dan perabotan yang termasuk barang lux.

2.Pendidikan
H.Iwan mengawali jabatannya di bidang administrasi(1980) sebagai staff administrasi pemda DKI ,karienya pun terus menanjak.Hingga akhirnya pada februari 1980 ia pensiun dari biro umum pemda DKI dan memilih membuka usaha boti bakar.Istrinya juga bekerja di Pemda DKI.anaknya yang paling kecil masih duduk di bangku sekolah SD.

3.Kesehatan
H.Iwan sangat memperhatikan kesaehatan diri,karena jika kesehatan seseorang terganggu maka segala aktivitas yang dilakukan tidak berjalan lancar dan cenderung terhambat.Untuk itu H.Iwan dan kelurganya bergabung dengan sebuah lembagaasuransi.Dengan bergabung dengan lembaga tersebut masa depan dalam bidang kesehatan akan terjamin.

4.Hutang
Untuk memulai usahanya,H Iwan tidak terlalu mengandalkan pinjaman.Walaupun ada tetapi dengan jumlah yang relatif sedikit.Karena untuk terjun ke sebuah bisnis tidak harus tergantung pada sebuah pinjaman.Seperti halnya H.Iwan,ia memulai usahanya dengan modal tabungan yang dimilikinya dan segala kekurangan baru ia menganbil langkah pinjaman.Dalam meminjam pun ia juga memperhatikan tingkat bunga suatu bank,ia lebih cenderung meminjam pada bank yang memiliki bunga relatif kecil,tentunya hal ini juga sesuai dengan kejelasan bank.

5.Manfaat untuk orang lain
Hal ini dapat dilihat dari karyawan yang direkrut oleh H.Iwan.Para karyawannya merupakan warga sekitar lingkungan usahanya.Berhubung usahanya baru pemula maka ia belum bisa merekrut semua masyarakat yang membutuhkan penghasilan.

6.Gaya hidup
Walaupun hidup serba berkecukupan bahkan bisa terbilang mewah,ini dilihat dari rumah dan mobil mewah yang dimilikinya,namun H Iwan tidak memiliki gaya hidup yang glamour.Hidupnya sangat sederhana.karena menurutnya kesederhanaan merupakan cerminan hati,sedangkan dunia glamour merupakan suatu pemborosan yang hanya membawa manusia pasa sifat pemborosan dan ria.

BAB II
KESIMPULAN
1.Kesimpulan
H.Iwan mengenal dunia bisnis dari kecil,ia juga pernah membatu ibunya untuk berwiraswasta(berdagang).Kemampuan itulah sebagai bekal bagi H.Iwan untuk membuka usahanya.Usaha itu bernama “Boto Bakar Bandung Pelangi Sutera”.H.Iwan termasuk salah seorang pengusaha sukses.Hal ini dapat dilihat dari penelusuran tujuh aspek kelayakan usaha dan sembilan aspek kewirausahaan.Dengan penelusuran tersebut,Usaha boti bakar H.Iwan menunjukkan prospek usaha yang baik dan mampu bertahan di tengah banyaknya pesaing.

2.Saran
Setelah penulis menyelesaikan makalah ini,penulis merasa ada kekurangan dan kesalahan kata-kata yang digunakan.Karena masih dalam tahap pembelajaran tentunya makalah ini masih jauh dari kesempurnaan.Untuk itu diharapkan kritik dan saran dari pembaca,agar makalah ini dapat mendekati kesempurnaan.

sumber:
*http://dauzachmad.blogspot.com/search/label/Kuliner
*info depok edisi oktober 2012